🐼 Kisah Para Rasul 17 10 15

Isi Pasal. Berdirinya gereja di Tesalonika dan perlawanan orang-orang Yahudi. Paulus dan Silas di Berea. Paulus di Atena dan khotbah dari atas Areopagus. Garis Besar. 17:1 Paulus mengajar di Tesalonika, dan beberapa orang menjadi percaya, 17:5 dan beberapa orang lainnya menganiaya dia. 17:10 Dia diutus ke Berea dan mengajar di sana. 17:15 Orang-orang yang mengiringi Paulus menemaninya sampai di Atena, b lalu kembali dengan pesan kepada Silas dan Timotius, supaya mereka selekas mungkin c datang kepadanya. [17:11] 1 Full Life : SETIAP HARI MEREKA MENYELIDIKI KITAB SUCI. KisahPara Rasul 15:10. Konteks. TB (1974) ©. SABDAweb Kis 15:10. Kalau demikian, mengapa kamu mau mencobai Allah c dengan meletakkan pada tengkuk murid-murid itu suatu kuk, d yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri? AYT (2018) Jadi sekarang, mengapa kamu mencobai Allah dengan meletakkan kuk yang berat di Para filsuf kemudian mengundang Paulus untuk menjelaskan “ajaran baru … ini” (Kisah Para Rasul 17:19) di tempat yang disebut Areopagus [dalam bahasa Inggris: Mar’s Hill]. Paulus mengajarkan kepada para filsuf itu sifat sejati Allah dan bersaksi tentang hubungan ilahi mereka dengan-Nya. Pelajaran 92: Kisah Para Rasul 15. Pelajaran 93: Kisah Para Rasul 16. Pelajaran 10: Matius 5:17–48. Pelajaran Penelaahan di Rumah: Matius 1–5 (Unit 2) Act/ Kisah Para Rasul 11:1-18 Act 11:1 Rasul-rasul dan saudara-saudara di Yudea mendengar, bahwa bangsa-bangsa lain juga menerima firman Allah. Act 11:2 Ketika Petrus tiba di Yerusalem, orang-orang dari golongan yang bersunat berselisih pendapat dengan dia. 3:1-10. 1 Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu jam tiga sore, naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah. 2 Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk 2.2. GEREJA BUKAN YAHUDI DAN MISI PAULUS Kisah Para Rasul 11:19-15:35 Gerakan pelayanan firman kepada bangsa-bangsa lain seperti yang dituliskan di dalam Kisah Para Rasul dimulai pada saat didirikannya gereja di Antiokhia di Siria. Pembentukan gereja ini merupakan bagian dari penyebaran tiba-tiba yang terjadi di dalam masa peralihan. Pendekatan Penginjilan Kontekstual Paulus Berdasarkan Kisah Para Rasul 17:16-34 (PDF) Pendekatan Penginjilan Kontekstual Paulus Berdasarkan Kisah Para Rasul 17:16-34 | sugiono sugiono - Academia.edu Academia.edu no longer supports Internet Explorer. Khotbah Kristen Keluaran 15:22-27 | Jehovah Rapha: Tuhan yang Menyembuhkan. 10 bukti bahwa Yesus adalah Allah. Pengakuan Secara implisit bahwa Yesus adalah Allah Membuktikan bahwa Pengakuannya itu Benar. Setan pun Mengakui Bahwa Yesus adalah Allah. Alkitab Memerintahkan Penyembahan Kepada Yesus. KisahPara Rasul 17:10-15. 17:10 Tetapi pada malam itu juga segera saudara-saudara di situ menyuruh Paulus dan Silas q berangkat ke Berea. r Setibanya di situ pergilah mereka ke rumah ibadat s orang Yahudi. 17:11 Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, t karena mereka menerima firman itu Roh Kudus memberi petunjuk kepada jemaat di Antiokia (Kisah Para Rasul 13:2). Semua ini menunjukkan bahwa Roh Kudus menyebabkan pertumbuhan jemaat. Roh Kudus yang memberikan kelahiran baru, menghidupkan orang percaya. Tanpa Roh Kudus tidak akan ada pertumbuhan gereja dan penginjilan. ynbw5K. “17–23 Juli. Kisah Para Rasul 10–15 Firman Tuhan Makin Tersebar dan Makin Banyak Didengar Orang,’” Ikutlah Aku—Untuk Individu dan Keluarga Perjanjian Baru 2023 2022“17–23 Juli. Kisah Para Rasul 10–15,” Ikutlah Aku—Untuk Individu dan Keluarga 2023 Catat Kesan AndaSelama pemberian pelayanan fana-Nya, Yesus Kristus sering menantang tradisi dan kepercayaan yang telah lama dipegang orang-orang. Ini pun tidak berhenti setelah Dia naik ke surga, sementara Dia terus membimbing Gereja-Nya melalui wahyu. Misalnya, selama kehidupan Yesus para murid-Nya mengkhotbahkan Injil hanya kepada sesama orang Yahudi. Tetapi segera setelah Juruselamat mati dan Petrus menjadi pemimpin Gereja di bumi, Yesus Kristus mengungkapkan kepada Petrus bahwa waktunya telah tepat bagi Injil untuk dikhotbahkan kepada orang bukan Yahudi. Gagasan berbagi Injil dengan orang bukan Israel tidak tampak mengejutkan dewasa ini, jadi apa pelajaran yang dipetik dari kisah ini bagi kita? Mungkin satu pelajaran adalah bahwa baik dalam Gereja zaman dahulu maupun modern, seorang Juruselamat yang pengasih membimbing para pemimpin terpilih-Nya lihat Amos 37; Ajaran dan Perjanjian 138. Wahyu yang berkelanjutan merupakan tanda vital dari Gereja Yesus Kristus yang sejati dan hidup. Seperti Petrus, kita harus bersedia menerima wahyu yang berkelanjutan dan hidup “dari setiap firman Allah” Lukas 44. Catatan penggalan ini tidak disertakan dalam Alkitab Indonesia, tetapi ada dalam Alkitab bahasa Inggris versi Raja James, termasuk “segala yang telah [Dia] ungkapkan, segala yang sekarang Dia ungkapkan” dan “banyak hal yang besar dan penting” yang masih akan Dia ungkapkan berkaitan dengan Kerajaan Allah” Pasal-Pasal Kepercayaan 19. Gambarikon penelaahan pribadi Gagasan untuk Penelaahan Tulisan Suci Pribadi Kisah Para Rasul 10 “Allah tidak membedakan orang.” Selama bergenerasi-generasi, orang Yahudi percaya bahwa menjadi “benih keturunan Abraham,” atau keturunan harfiah dari Abraham, berarti bahwa orang itu diterima dan dipilih oleh Allah lihat Lukas 38. Mereka menganggap orang lain sebagai orang bukan-Israel yang “tidak tahir” yang tidak diterima oleh Allah. Dalam Kisah Para Rasul 10, apa yang Tuhan ajarkan kepada Petrus mengenai siapa yang “berkenan kepada-Nya”? Kisah Para Rasul 1035. Apa bukti yang Anda temukan dalam pasal ini bahwa kehidupan Kornelius berkenan kepada Allah? Renungkan apa yang dimaksud dengan pernyataan “Allah tidak membedakan orang” ayat 34; liaht juga 1 Nefi 1735. Mengapa penting bagi Anda untuk mengetahui kebenaran ini? Seperti orang Yahudi yang memandang rendah mereka yang bukan dari benih keturunan Abraham, pernahkah Anda mendapati diri Anda membuat asumsi yang tidak baik atau kurang informasi mengenai seseorang yang berbeda dengan Anda? Bagaimana kita dapat mengatasi kecenderungan ini? Mungkin menarik untuk mencoba sebuah kegiatan sederhana untuk beberapa hari ke depan Kapan pun Anda berinteraksi dengan seseorang, cobalah untuk berpikir dalam diri Anda sendiri, “Orang ini adalah anak Allah.” Saat Anda melakukan ini, perubahan apa yang Anda amati dalam cara Anda berpikir tentang dan berinteraksi dengan orang lain? Lihat juga 1 Samuel 167; 2 Nefi 2613, 33; Russell M. Nelson, “Perkenankan Allah Berjaya,” Liahona, November 2020, 92–95; “Peter’s Revelation to Take the Gospel to the Gentiles [Wahyu Petrus untuk Membawa Injil kepada Orang Bukan Israel]” video, Kisah Para Rasul 10; 111–18; 15 Bapa Surgawi mengajari saya baris demi baris melalui wahyu. Ketika Petrus memperoleh penglihatan yang dijabarkan dalam Kisah Para Rasul 10, dia awalnya bergumul untuk memahaminya dan “bertanya-tanya di dalam hatinya, apa kiranya arti [itu]” ayat 17. Namun Tuhan memberi Petrus pemahaman yang lebih besar saat Petrus mencarinya. Saat Anda membaca Kisah Para Rasul 10, 11, dan 15, cermati bagaimana pemahaman Petrus mengenai penglihatannya semakin dalam dengan berjalannya waktu. Bagaimana Anda telah mencari dan menerima pemahaman yang lebih besar dari Allah ketika Anda memiliki pertanyaan? Kisah Para Rasul 10, 11, dan 15 menuturkan kembali kejadian di mana Tuhan mengarahkan para hamba-Nya melalui wahyu. Mungkin bermanfaat untuk mencatat apa yang Anda pelajari mengenai wahyu saat Anda membaca pasal-pasal ini. Dengan cara apa Roh berbicara kepada Anda? Lihat juga Gospel Topics [Topik Injil], “Revelation [Wahyu],” Quentin L. Cook, “Berkat dari Wahyu yang Berkesinambungan kepada Nabi dan Wahyu Pribadi untuk Menuntun Hidup Kita,” Liahona, Mei 2020, 96–100; “The Jerusalem Conference [Konferensi Yerusalem]” video, Kisah Para Rasul 1126 Saya seorang Kristen karena saya percaya kepada dan mengikuti Yesus Kristus. Apa yang signifikan mengenai orang disebut orang Kristen? lihat Kisah Para Rasul 1126. Apakah maknanya bagi Anda dikenal sebagai orang Kristen? Pertimbangkan signifikansi dari nama. Misalnya, apa arti nama keluarga Anda bagi Anda? Mengapa nama Gereja penting bagi Anda lihat Ajaran dan Perjanjian 1154. Apa artinya bagi Anda untuk mengambil ke atas diri Anda nama Yesus Kristus melalui perjanjian? lihat Ajaran dan Perjanjian 2077. Lihat juga Mosia 57–15; Alma 4613–15; 3 Nefi 273–8; Russell M. Nelson, “Nama Gereja yang Benar,” Liahona, November 2018, 87–90. Gambarikon penelaahan keluarga Gagasan untuk Penelaahan Tulisan Suci Keluarga dan Malam Keluarga Kisah Para Rasul 1017, kita memiliki pengalaman rohani dan kemudian meragukan apa yang kita rasakan atau pelajari? Saran apa yang dapat saling kita berikan yang dapat membantu kita mengatasi keraguan kita? Lihat Neil L. Andersen, “Kenangan yang Menentukan Secara Rohani,” Liahona, Mei 2020, 18–22. Kisah Para Rasul 1034– Anda dapat mengajari keluarga Anda bahwa “Allah tidak membedakan orang”? Kisah Para Rasul 1034. Mungkin Anda dapat memperlihatkan gambar orang dari berbagai latar belakang dan budaya sementara keluarga Anda membacakan ayat-ayat ini. Bagaimana kebenaran-kebenaran dalam ayat-ayat ini hendaknya memengaruhi tindakan kita? lihat, misalnya, “Aku Akan Menolongmu” [Buku Nyanyian Anak-Anak, 78–79]. Kisah Para Rasul 121– Anda dapat melakonkan kisah Petrus dilemparkan ke penjara serta anggota Gereja berkumpul bersama dan berdoa baginya. Bagaimana kita telah diberkati oleh doa? Adakah seseorang yang baginya kita merasa diilhami untuk berdoa, seperti seorang pemimpin Gereja atau seseorang yang dikasihi? Apa artinya berdoa “dengan tekun”? Alma 125; lihat juga Alma 3427. GambarPetrus dibebaskan dari penjara Peter Delivered from Prison [Petrus Dibebaskan dari Penjara], oleh A. L. Noakes Kisah Para Rasul Anda membaca pasal ini bersama-sama, beberapa anggota keluarga dapat memperhatikan berkat-berkat yang datang kepada para murid dan Gereja. Anggota keluarga lainnya dapat memperhatikan penentangan atau cobaan yang para murid alami. Mengapa Allah memperkenankan hal-hal sulit terjadi kepada orang saleh? Kisah Para Rasul 151– ini menjabarkan ketidaksepahaman dalam Gereja mengenai apakah orang insaf perlu menaati hukum Musa, termasuk disunat. Apa yang para Rasul lakukan mengenai ketidaksepahaman ini? Apa yang dapat kita pelajari dari contoh ini mengenai bagaimana para pemimpin Gereja mengarahkan pekerjaan Gereja? Untuk gagasan lebih lanjut mengenai mengajar anak-anak, lihat garis besar minggu ini dalam Ikutlah Aku—Untuk Pratama. Lagu yang disarankan “Aku Akan Menolongmu,” Buku Nyanyian Anak-Anak, 78–79. Meningkatkan Pengajaran Kita Buatlah gambar. Gambar dapat membantu anggota keluarga memvisualisasi ajaran dan kisah tulisan suci. Anda dapat mengajak anggota keluarga membuat gambar dari apa yang Anda baca, seperti penglihatan Petrus dalam Kisah Para Rasul 10.

kisah para rasul 17 10 15